Aku mencoba bertanya
kepada ruh yg bersemayam dlm jiwa
mengapa kita menutup mata kala tidur?
ketika menangis? ketika membayangkan?
dan ketika mencoba merasakan?
Apakah karena cinta adalah hal terindah yg tak terlihat?
Kusyairkan kegilaan cintaku
dan ku kumandangkan kepada khalayak
bahwa cinta tak perlu di rahasiakan dihadapan wajah sang hidup
dan kurasakan ekstaseku meluap bersamamu
dalam balutan cinta sejati
ketika kita berada dlm satu pikiran dan keunikan yg sama
ketika kita merasa satu dan jatuh dlm keanehan serupa
yang disebut ; cinta..
cinta yang menggoreskan kenangan
mematri segala yang pernah terucap
memahat kisah yg terlalui
dan menyinarinya dg airmata
cinta yg mengajariku
bagaimana cara memberi bkn cara meminta
bagaimana cara memaafkan bukan cara membenci
cinta yang membuatku rela menjadi debu
disetiap jalan yang kau lalui
debu yang senantiasa menempel di kakimu
dan mengikuti kemana kau melangkah
cinta yang menyimpan hasrat menggumpal
bagai debur ombak yg bergelora tiada henti
cinta yang membiarkan mataku diberati keterjagaan
dan menemukan rasa kantuknya sendiri
hingga pagi menjelang dan tak lagi kutemukan kau disampingku
kita tak lagi bisa berpeluk dlm asa
dan kepadamu kumuarakan kegilaan cintaku.
--oemar faruq---
lien
Kamis, 25 Maret 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar