By: Maulina hardiyanti
Orang mengatakan seperti mawar
Karena kesymbolannya
Orang mengatakan seperti melati
Karena kesakralanya
Orang mengatakan seperti sakura
Dalam seminya yang indah
Tapi aku lebih merasa sebagai edelways
Bukan karena keabadiannya
walau tidak ada pengabadiannya
Tapi karena kekeringannya
Keringnya yang membuat ia kuat
Kosongnya yang membuat ia tegar
Karna gugurnya yang tak pernah diminta orang
Paradoks
Paradoks
Dalam Fotamorgana kehampaan
Jogja,28-12-09
Sabtu, 06 Maret 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar